Review Hardware 3 menit baca

Beda Refresh Rate 60Hz vs 144Hz vs 240Hz: Apakah Mata Manusia Bisa Melihatnya?

Admin AeroKomputer
Dipublikasikan: 24 November 2025
Beda Refresh Rate 60Hz vs 144Hz vs 240Hz: Apakah Mata Manusia Bisa Melihatnya?

Salah satu perdebatan paling abadi di kalangan gamer PC adalah seputar refresh rate monitor. Banyak orang yang masih memakai monitor 60Hz bertanya-tanya: apakah upgrade ke 144Hz atau bahkan 240Hz benar-benar terasa perbedaannya, atau sekadar trik pemasaran industri gaming semata? Mari kita kupas fakta teknis dan dampak psikomotoriknya.

Apa Itu Refresh Rate dan Frame Rate?

Refresh Rate (diukur dalam Hz) adalah berapa kali panel monitor memperbarui gambar di layar setiap detiknya. Sedangkan Frame Rate (FPS) adalah berapa banyak gambar yang mampu dirender oleh kombinasi kartu grafis (GPU) dan prosesor (CPU) Anda dalam satu detik.

Jika PC Anda menghasilkan 144 FPS namun monitor Anda hanya 60Hz, Anda hanya melihat 60 frame per detik, dan kelebihan frame tersebut sering kali berujung pada screen tearing atau input lag yang tak terpakai secara visual.

Lonjakan Terbesar: 60Hz ke 144Hz

Lompatan dari 60Hz ke 144Hz adalah salah satu momen paling membuka mata (eye-opening) bagi siapa pun yang mencobanya untuk pertama kali:

  • Interval Frame: Pada 60Hz, gambar baru muncul setiap 16.6 milidetik. Pada 144Hz, interval tersebut terpangkas drastis menjadi hanya 6.9 milidetik.
  • Pergerakan Kursor & Scroll: Bahkan saat sekadar menggeser kursor mouse atau membaca dokumen web, kelancaran visualnya langsung terasa seketika tanpa bayangan buram.
  • Keunggulan Kompetitif: Di game FPS seperti Valorant atau CS2, musuh yang melakukan peek di sudut tembok akan terlihat lebih awal beberapa milidetik di mata Anda, memberi jendela reaksi fisik yang lebih luas.

Langkah Lanjutan: 144Hz ke 240Hz (Hukum Diminishing Returns)

Bagaimana dengan lonjakan berikutnya ke 240Hz (atau 360Hz/540Hz)?

  • Pada 240Hz, jeda antar frame turun dari 6.9ms ke 4.1ms (penghematan waktu hanya sekitar 2.8ms, berbanding penghematan 9.7ms saat loncat dari 60Hz ke 144Hz).
  • Perbedaan tetap ada: gerakan kamera berkecepatan tinggi terasa lebih tajam dan motion blur berkurang drastis.
  • Namun, hanya atlet esports profesional dan gamer dengan sensitivitas tinggi yang benar-benar bisa mengeksploitasi keunggulan 240Hz ke atas secara konsisten.

Tuntutan Hardware yang Sering Dilupakan

Membeli monitor 240Hz mengharuskan Anda memiliki kartu grafis dan CPU yang mampu mendorong game stabil di atas 240 FPS. Jika Anda bermain game AAA bergrafis berat seperti Cyberpunk 2077, monitor 240Hz sering kali sia-sia karena GPU terkencang sekalipun sulit menembus 120 FPS tanpa kompromi kualitas grafis ekstrem.

Panduan Rekomendasi

  • Office, Kuliah, Editing Video Kasual: 60Hz - 100Hz sudah memadai untuk tugas harian.
  • Gamer Kasual & Pecinta Game AAA: 144Hz - 165Hz (resolusi 1440p) adalah sweet spot terbaik antara harga, kejelasan gambar, dan kemudahan GPU.
  • Gamer Kompetitif Esports (Valorant, Apex, CS2): 240Hz ke atas memberikan keunggulan mikro yang Anda cari.
💡 Tips AeroKomputer: Datang langsung ke showroom AeroKomputer dan coba bandingkan monitor 60Hz, 144Hz, dan 240Hz secara berdampingan. Anda akan langsung memahami mengapa kami selalu menyarankan 144Hz sebagai standar minimal bagi gamer modern.

Admin AeroKomputer

Official Editorial & Technical Team AeroKomputer

Dikelola langsung oleh tim teknisi dan redaksi resmi AeroKomputer untuk menyajikan panduan rakit PC terpercaya, rekomendasi hardware objektif, dan tips komputasi terbaik bagi komunitas antusias di Indonesia.

Artikel Terkait Lainnya

Lihat Semua 70 Artikel →